Tingkatkan Akuntabilitas Dana Desa, Badan Keuangan Ngawi Gelar Sosialisasi dan Optimalisasi Aplikasi SIBANKEUDES TA 2026
Badan Keuangan Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Belanja Bantuan Keuangan ke Desa Tahun Anggaran 2026” pada Senin, 2 November 2026. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Notosuman, Jalan Raya Ngawi – Solo KM 4, Watualang, Ngawi ini diikuti oleh jajaran Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Camat se-Kabupaten Ngawi bersama aparatur pemerintah desa terkait.
Acara diawali dengan pendaftaran peserta sejak pukul 09.00 WIB, dilanjutkan pembukaan resmi dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngawi, Indah Kusumawardhani, S.Pt., M.Si., dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan bahwa forum ini merupakan langkah strategis daerah untuk mewujudkan tata kelola bantuan keuangan desa yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Secara resmi, agenda ini dibuka oleh Wakil Bupati Ngawi yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kedisiplinan administrasi dan sinergi antar-stakedolder dalam mengawal pemanfaatan dana Bantuan Keuangan (BK) agar benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa. Penguatan Tata Kelola Lewat SIBANKEUDESDalam kegiatan sehari penuh tersebut, peserta dibekali tiga materi utama:
- Kebijakan Pengelolaan Belanja Bantuan Keuangan TA 2026Membedah regulasi dan arah kebijakan penganggaran Bantuan Keuangan kepada desa agar selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Ngawi.
- Optimalisasi & Praktik Aplikasi SIBANKEUDESSesi teknis pemanfaatan fitur terbaru pada Aplikasi Sistem Informasi Bantuan Keuangan Desa (SIBANKEUDES). Aplikasi ini hadir sebagai sarana digital terpadu untuk pengajuan, monitoring, hingga pelaporan realisasi Bantuan Keuangan Desa secara real-time.
- Evaluasi dan Identifikasi KendalaDiskusi interaktif untuk menginventarisasi hambatan pengelolaan di lapangan serta menyusun strategi penyelesaian bersama tim admin dan teknis.
Melalui implementasi dan optimalisasi fitur SIBANKEUDES terbaru ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap proses validasi pelaporan dan monitoring bantuan keuangan ke desa semakin akurat, efisien, serta terminimalisir dari potensi penyimpangan administrasi.


